The Greatest Knight

Very interesting to read. Tokoh utama novel ini adalah William Marshal (di Perancis dikenal sebagai Guillaume le Marechal). Walaupun ayahnya seorang land lord, William boleh dibilang tidak kebagian apa pun karena bukan anak tertua. Pada umur 5 tahun dia dijadikan sandera di istana King Stephen karena ayahnya membelot dan tidak berpihak pada sang Raja ketika terjadi perang saudara pada masa itu (sekitar tahun 1100-an). William beruntung karena King Stephen justru berbaik hati dan membesarkannya.

Dibesarkan untuk menjadi seorang Knight, William menjadi luntang-lantung di Normandy (dulu wilayah Inggris, sekarang Perancis) dan menjadi jagoan tourney (pertandingan antar kstaria berkuda yang dibuat seperti perang betulan). Karena berjasa menyelamatkan ratu Inggris Eleanor Aquitane, permaisuri King Henry II, dari serangan pemberontak, karir William naik pesat sehingga menjadi kstaria kepercayaan Raja Muda Henry.

Novel ini kemudian bercerita tentang intrik di istana kerajaan Inggris yang banyak disebabkan oleh ambisi dan perselisihan King Henry II dengan anak-anaknya (Henry, Richard, dan John) dan Eleanor. William dikenal sebagai ksatria hebat yang dipercaya oleh 4 raja (King Henry II, Young King Henry, King Richard dan King John) walaupun keempat raja tersebut berselisih paham satu dengan yang lain.

Novel ini merupakan bagian pertama dari dua novel yang menceritakan perjalanan hidup William Marshal, berangkat dari seorang ksatria miskin, sempat menjadi tawanan perang, terlibat pergolakan dan intrik kerajaan Inggris, hingga akhirnya menikah dengan putri bangsawan dan menjadi pejabat di pemerintahan King Richard. Cerita tentang William Marshal adalah episode kehidupan manusia yang penuh dengan peristiwa penting sepanjang hidupnya. Perang, politik, percintaan, dan bahkan perjalanan rohani membuat cerita tentang Marshal seakan tidak ada habisnya. Tetapi kalau anda berharap cerita berisi detil perang dengan segala strategi dan kesadisannya dari novel ini anda mungkin akan sedikit kecewa karena pengarangnya memilih untuk bercerita lebih tentang politik dan percintaan di istana (courtly love) yang dialami Marshal.

Buku kedua The Scarlet Lion akan bercerita tentang perjuangan Marshal dalam salah satu babak penting sejarah Inggris di masa King John, perselisihan dengan Perancis, jatuhnya Normandy, sampai penandatangan Magna Charta yang disebut-sebut sebagai salah satu tonggak sejarah demokrasi modern. Selamat membaca.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: